Lentera itu telah padam
Ruang itu gelap
Tak ada secercah cahaya dalamnya
Sepercik sinar pun enggan masuk dalamnya
Angin itu sepoi menghembus
Dedaunan layu jatuh
Diluar ruang aku menunggu
Menunggu sepercik sinar ke dalam ruang
Taburan mimpi dari hari
Kutapaki perjalanan sunyi
Embun pagi menyapaku dengan tamahnya
Namun, itu sebelum sinar
Terus menepak jalan berliku
Angin mesra berhembus di hadapan
Langit biru menyambutku
Namun sinar itu tak datang jua
Hingga kulelah menepak dan berlari
Tersungkur,
Terkulai bersama ilalang yang menguning
Percarian sinar itu sia-sia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar